Kamis, 19 September 2013

Mengenal Pesantren Melalui Radio Komunitas

| No comment

Oleh : Ahmad Rovahan ( Direktur Program )


Sebagai salah satu alat komunikasi dan informasi, radio bukanlah barang baru dalam kehidupan masyarakat Indonesia. bukan hanya sekedar pelengkap rumah sebagai alat hiburan, tapi radio  di Indonesia juga berperan dalam beberapa momen perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari tangan para penjajah. Seperti hal-nya peristiwa 10 November yang sekarang sudah diabadikan sebagai hari pahlawan Indonesia. Arek-arek suroboyo yang dikomndai oleh para ulama dan kiyai yang dipimpin oleh Hadratus syekh KH.Abbas Abdul jamil dari pondok Buntet Pesantren Cirebon melakukan perlawanan kepada para tentara sekutu yang akan merampas kemerdekaan Indonesia yang sudah direbut dari Jepang. Bung Tomo, Salah satu sosok pemuda yang ikut berperan penting dalam peristiwa tersebut,  menggunakan media Radio untuk memberikan semangat perjuangan kepada seluruh pejuang Indonesia yang sudah siap mati mempertahankan kemerdekaan. Dengan suara yang lantang dan semangat yang menggebu, teriakan bung tomo melalui radio memberikan semangat ekstra kepada para pejuang untuk menyingkirkan para penjajah dari bumi pertiwi.


Sekelumit kisah peran radio terhadap masyarakat yang dipaparkan sebelumnya, merupakan sebuah bukti bahwa radio sebenarnya memeiliki peran penting dalam segala hal. pada masa penjajahan dulu,melalui radio juga Indonesia mendapatkan sebuah informasi penting tentang kemerdekaan , ketika jepang menyerah ditangan amerika setelah terjadinya pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki . banyaknya peran dan manfaat radio yang telah dirasakan oleh bangsa Indonesia pada zaman dahulu, sebenarnya tidak jauh beda dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat sekarang ini. Namun banyaknya alat informasi membuat peran radio seperti terpinggirkan dan kalah kelas dengan Televisi atau internet.


Keluarnya UU Penyiaran tentang penyiaran komunitas, sepertinya memberikan sebuah angin segar bagi para penerus bangsa untuk kembali mencoba berjuang melalui Radio. Dilihat dari beberapa media yang ada pada saat ini, content yang ada didalamnya hampir banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi media yang masyhur di Indonesia adalah media swasta yang arahnya adalah profit oriented, walaupun tidak mengatakan setiap media swasta atau media yang profit oriented tidak pro terhadap masyarakat, tapi pada kenyataannya porsi dari sekian banyak informasi atau content acaranya masih kurang begitu mengena kepada masyarakat.


Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia memiliki sebuah tanggung jawab tersendiri untuk ikut membangun bangsa Indonesia kearah yang lebih baik. Apalagi sekarang pesantren sedang mendapatkan perhatian dari banyak kalangan terkait masalah teroris yang banyak dari alumni pesantren. Menghilangkan image seperti itu bukanlah hal mudah untuk segera dilakukan, tapi membutuhkan proses dan bukti nyata dari kegiatan yang ada pada lembaga pesantren tersebut. beberapa pondok pesantren yang ada di wilayah Cirebon seperti pesantren babakan ciwaringin (BBC FM), pesantren arjawninangun (AJ FM) dan pesantren Buntet (BEST FM) telah memiliki radio komunitas untuk ikut memberikan peran terhadap komunitas disekitarnya. Melalui Radio komunitas, pengurus pesantren bisa memberikan pengajaran-pengajaran ala pesantren ataupun dialog tentang agama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitarnya, atau juga pelurusan informasi-informasi yang selama ini dipegang teguh banyak orang untuk menghalalkan kegiatannya seperti tindakan terorisme dan yang lainnya.


Beberapa kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Radio Komunitas Pesantren di Cirebon seperti menabur damai lewat udara, memiliki nilai plus bagi pesantren tentang kedudukan dan juga posisi pesantren pada saat ini. Dalam beberepa acara yang di laksanakan, para narasumber yang terdiri dari para kiyai ataupun dewan asatidz pesantren memberikan penjelasan tentang peran pesantren dan juga mengenalkan islam yang rahmatan lil alamin, sebuah acara yang memberikan keteduhan bagi seluruh masyarakat disekitarnya untuk saling menghormati. Bahkan Rakom AJ FM dalam kegiatannya juga bekerjasama dengan komunitas tionghoa dan juga beberapa komunitas lainnya untuk mengadakan kegiatan social atau kegiatan umum lainnya untuk masyarakat. Melalui program-program seperti inilah, pesantren kembali bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dirasakan oleh santri-nya saja.


Dalam perkembangannya, radio komunitas pesantren memiliki tantangan yang sangat komplek,.selain peraturan tentang radio komunitas yang memiliki kespesialan dalam gerak langkahnya, lembaga-lembaga atau instansi-instansi pemerintah yang menaungi pesantren juga kurang memberikan perhatian serius terhadap perkembangan rakom pesantren. Seperti yang tercantum dalam peraturan tentang radio komunitas, bahwa rakom tidak boleh komersil. Hal ini membuat sukarelawan rakom ataupun pondok pesantren harus berfikir keras untuk tetap menjaga kehidupan rakom selanjutnya tanpa mendapatkan pemasukan dari rakom itu sendiri.


Perjuangan merupakan sebuah hal yang wajar dilakukan oleh setiap pihak untuk bisa menghasilkan sebuah harapan terbaik. Melalui radio komunitas merupakan cara berjuanga masa kini yang bisa dijadikan sebagai salah satu alat untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, Sudah saatnya pesantren memiliki media yang lebih maju untuk menyampaikan syiar dan membuktikan sebenarnya tentang islam rahmatan lil alamin .

Tags : ,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar