Minggu, 16 Februari 2014

Aparat Desa Tuk Karangsuwung Cirebon Ikuti Pelatihan Pengelolaan Website

| No comment
[caption id="attachment_547" align="aligncenter" width="663"]Ahmad Rovahan, Direktur Program JINGGA Media sedang menjelaskan tentang teknis penulisan berita. Ahmad Rovahan, Direktur Program JINGGA Media sedang menjelaskan tentang teknis penulisan berita.[/caption]

Lemahabang, Cirebon Post
Puluhan peserta yang terdiri dari aparat pemerintahan dan pengurus lembaga Desa Tuk Karangsuwung mengikuti pelatihan pengelolaan website yang diselenggarakan oleh JINGGA Media di Kantor Balai Desa Tuk Karangsuwung Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Sabtu (15/2).


Dalam sambutannya, Kuwu Desa Tuk Karangsuwung, H Tasirun mengatakan, pelatihan pengelolaan informasi desa ini diselenggarakan guna membangun kemampuan pengelolaan informasi secara langsung oleh masyarakat. Menurutnya, jajaran aparat desa dan masyarakat yang akan terlibat di dalamnya harus mulai tanggap terhadap teknologi informasi terkait telah disahkannya Undang-undang Desa akhir tahun 2013 lalu.


“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman JINGGA Media atas kerjasamanya, harapannya, ke depan kami memiliki kemampuan untuk mengelola segenap informasi tentang desa secara lebih mandiri,” ungkap Tasirun.


Sementara itu, Ahmad Rovahan, Direktur Program JINGGA Media dalam sesi penyampaian materi menerangkan, pengelolaan informasi melalui website desa menjadi penting untuk menunjukkan potensi yang dimiliki kepada dunia luar.


“Pengenalan potensi desa melalui internet ini tentu merupakan bagian dari teknik pengembangan dan pemberdayaan desa. Sudah saatnya desa berdaulat untuk mengelola informasinya sendiri,” jelasnya.


Dalam pelatihan ini, peserta diberikan berbagai materi seputar pengelolaan media dan informasi melalui internet, di antaranya, teknik penulisan berita, teknik wawancara, serta pengelolaan website desa dengan alamat www.tukkarangsuwung.desa.id.


JINGGA Media merupakan sebuah lembaga yang terlibat dalam Gerakan Desa Membangun (GDM), dalam laporannya, selama tahun 2013 kemarin, lembaga yang konsen di bidang pengembangan media komunitas ini telah mengawal sekurangnya 40 website desa di Majalengka dan Cirebon. [Dea/CP-09]


 
Tags : , , ,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar