Rabu, 10 September 2014

JINGGA Media akan Berikan Penghargaan kepada Media Peduli Buruh Migran

| No comment

Cirebon, JM


JINGGA Media, pusat analisis data dan pengembangan media komunitas akan memberikan penghargaan kepada media di wilayah III Cirebon yang dalam setahun terakhir terpantau sebagai lembaga pemberitaan yang paling banyak mengusung isu-isu pendampingan buruh migran.


Demikian disampaikan Ahmad Rofahan, juru bicara bidang pengaduan dan pendampingan buruh migran di Kantor JINGGA Media, Senin (8/9).


Tidak sekadar penghargaan, JINGGA Media juga akan menyampaikan rekomendasi bagi media-media lokal yang berisi tentang pentingnya pemuatan berita-berita informatif seputar buruh migran bagi khalayak luas.


“Bukan tanpa alasan kami menggagas penghargaan ini. Kami sangat mencita-citakan seluruh media lokal di wilayah III Cirebon bahu membahu memperkuat posisi buruh migran dengan menyuguhkan informasi-informasi yang baik bagi mereka dan keluarganya,” ungkap Rofahan.


Selain mengacu pada pembukuan data hasil pemantauan selama tahun 2014, JINGGA Media juga melakukan analisis lebih lanjut dengan melibatkan pembacaan dari 4 lembaga sosial yang memiliki konsentrasi di bidang pendampingan buruh migran, yakni Fahmina Institute, Women Crisis Center (WCC) Balqis,  Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Cirebon dan SBMI Kabupaten Indramayu.


“Kami mengirimkan kuisioner kepada mitra kami yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang keterlibatan media lokal dalam membantu proses pendampingan yang mereka lakukan. Sumbangsih tersebut bisa juga berbentuk penyajian berita yang informatif dan benar tentang pelayanan bagi para calon buruh migran, membantu proses pemulangan, serta turut menekan pihak pemerintah agar lebih memperhatikan lagi nasib buruh migran,” lanjutnya.


Rencananya, penghargaan ini akan diserahkan pada tanggal 17 September 2014 di kantor redaksi media lokal yang terpilih. Proses penilaian masih dilangsungkan hingga tanggal 15 September 2014. [Ismail/JM]

Tags : ,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar